sponsor

berita terkini

video panas

berita panas

cerita panas

mancanegara

Pilpres 2019

olahraga

teknologi

» » » 6 Orang Ditahan & 1 DPO Dalam Kasus Video Mesum Anak Kecil di Bandung


Berita Panas - Tujuh orang terlibat dalam video porno yang melibatkan anak kecil dan perempuan dewasa, sebanyak enam orang sudah ditetapkan sebagai tersangka serta 1 lagi masih DPO oleh penyidik Polda Jabar.

Sebelumnya, video mesum tersebut menjadi viral di media sosial sejak dua pekan terakhir.

Enam orang itu ditahan di Mapolda Jabar setelah dibekuk oleh tim gabungan Direskrimum, Direskrimsus Polda Jabar dan Satreskrim Polrestabes Bandung di sejumlah tempat di Kota Bandung dan satu lagi telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Benar video itu direkam di Bandung, di dua hotel M dan I. Pihak-pihak yang terlibat sebanyak enam orang dan satu masuk daftar pencarian orang," ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Senin (8/1).

Keenam orang tersebut adalah Muhamad Faisal Akbar yang berperan sebagai pengambil rekaman video dan menjual video tersebut.

Miris! Ternyata Ini Kronologi Pembuatan Video Porno Bocah Dengan Perempuan Dewasa

Kedua, Sri Mulyati alias Cici yang berperan sebagai perekrut perempuan, Apriliani alias Intan selaku perekrut anak sekaligus pemeran wanita dalam video‎, Imeldha Oktavianie alias Imel selaku perekrut anak dan pemeran wanita dalam video serta Susanti selaku orang tua anak berinisial D berusia 7 tahun dan orang tua bernama Herni, ibu dari anak berinisial Sp (11).

"Direkam antara April dan Mei 2017 yang kedua direkam pada Agustus. Satu lagi bernama Ismi statusnya DPO dan ada yang memprihatinkan, dalam kasus ini ada dua ibu yang membiarkan dan menyuruh anaknya beradegan porno," kata Kapolda.

Dalam kasus ini, tiga anak terlibat dan statusnya sebagai korban berinisial D (9), Sp (11) dan Rd (9).

"Semua pelaku dijerat Pasal 81 ayat 2 ‎ Undang-undang Perlindungan anak," kata Kapolda. 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply