sponsor

berita terkini

video panas

berita panas

cerita panas

mancanegara

Pilpres 2019

olahraga

teknologi

» » » Tarif Listrik Baru Kini Bergantung Pada Harga Batu Bara


Berita Panas - Penerapan formula baru tarif listrik dengan memasukkan komponen harga batu bara masih menunggu Keputusan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam bentuk aturan. Targetnya keluar pada Maret 2018.

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan formula baru pembentukan tarif listrik, dengan memasukkan komponen harga batu bara.

‎"Formulasi kapan, kita lagi siapkan ketentuannya," kata Andy di Kantor Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Menurut Andy, formula pembentukan tarif listrik baru akan tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM. Dia menargetkan, payung hukum tersebut dapat diterbikan pada Maret 2018.

"‎Ya mungkin bisa bulan depan atau Maret. Mungkin paling lama sama dengan yang berkaitan BPP 2017," papar Andy.

‎Dia melanjutkan, sebelum diterbitkan aturan keputusan Menteri ESDM terkait formula tarif listrik, akan dibahas dengan Kementerian lain terlebih dahulu untuk disinkronisasikan.

"Kan pemerintah bukan hanya listrik saja, ada sektor lain. Jadi kita harus tahu, harus ada sinkronisasi. Tidak bisa semata-mata listrik yang buat kebijakan," tutupnya‎.

‎Sebelumnya, Kementerian ESDM akan memasukkan komponen harga batu bara dalam formula tarif listrik. Saat ini, komponen formula tarif listrik terdiri dari inflasi, kurs rupiah, dan harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP).

Dirjen Ketenagalistrikan, Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, Menteri ESDM Ignasius Jonan sudah menyetujui dimasukkannya harga batu bara dalam formula tarif listrik penyesuaian (adjustment).

‎"Tarif ada usulan, pak menteri sudah setuju, bahwa komponen tarif adjustment ada beberapa yang memengaruhi ICP, inflasi dan nilai tukar," kata Andy.

Andy menuturkan, masuknya komponen harga batu bara, ‎karena saat ini 50 persen lebih pasokan listrik Indonesia dari pembangkit listrik berbahan bakar batu bara. Sedangkan pembangkit listrik tenaga diesel pengoperasiannya terus berkurang.

"Kalau ICP sudah 5 persen, kalau batu bara itu 50 persen lebih. Jadi ada harga batu bara mempengaruhi," ujar dia.

Andy mengungkapkan, kebijakan formula ‎baru tarif listrik akan diatur dalam Keputusan Menteri ESDM. Saat ini payung hukum tersebut sudah disusun dan akan dibahas dalam rapat tingkat Kementerian Koodinator.

"Nanti ada Keputusan Menteri. Keputusan menteri kita siapkan, sekarang enggak boleh sembarangan harus dibahas rapat Menko," tutur dia. 

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply