sponsor

berita terkini

video panas

berita panas

cerita panas

artis

Pilpres 2019

olahraga

teknologi

» » » » » » » Cucu Aa Gym Meninggal di Usia 2 Bulan, Sindrom SIDS Dikaitkan


Berita Panas Indonesia - Kabar duka datang dari keluarga Abdullah Gymnastiar atau yang lebih dikenal dengan nama Aa Gym. Salah satu cucu Aa Gym meninggal dunia pada Minggu, 20 Mei 2018.

Cucu Aa Gym tersebut bernama Gheziya Naura Khadija, yang baru berusia dua bulan, putri kedua dari Ghaitsa dan Maulana Yusuf. Kabar duka itu diumumkan lewat Instagram oleh Ghaida Tsuraya, kakak dari Ghaitsa.

Masih di unggahan yang sama, putri Aa Gym itu menuliskan Gheziya Naura Khadija meninggal secara tiba-tiba.

"Innalillahi wainnailaihi rojiuun.. telah meninggal dunia putri kedua dari @ghaitsaicaa & Ustadz Maulana Yusuf.. mendadak dan tibatiba.. hari minggu, 20 Mei 2018, pukul 16.12 WIB.. mohon doanyaa yaa temen temen.. doakan ica dan keluarga jugaa supaya sabar tabah," lanjut Ghaida Tsuraya.

Unggahan itu banjir doa dari netizen yang ikut berduka atas kepergian salah satu cucu Aa Gym tersebut.

"Innalillahi wa innaillaihi roji’un...MashaAllah semoga keluarga diberi ketabahan...inshaAllah jadi jalan kesurga untuk kedua," komentar netizen. "Semoga ibu dan ayahnya kuat sabar ikhlas. Aminn," tulis netizen di kolom komentar Instagram putri Abdullah Gymnastiar ini.

Dari beberapa komentar netizen, muncullah nama sindrom SIDS yang kemudian ramai menjadi sorotan. Tapi sebenarnya, apa yang dimaksud dengan SIDS itu sendiri?

Merupakan singkatan dari Sudden Infant Death Syndrome, SIDS disebut-sebut sebagai gambaran dari kondisi di mana seorang bayi meninggal mendadak tanpa diketahui penyebab pastinya. Namun demikian, SIDS memiliki beberapa pemicu, termasuk adanya kelainan di bagian otak yang bertanggung jawab pada sistem pernapasan bayi, hingga kondisi tidur bayi yang berisiko menghambat jalur napasnya sendiri.

Dilansir dari Alodokter.com, 9 dari 10 bayi yang mengalami SIDS di Amerika Serikat diketahui berusia di bawah 6 bulan. Dari jumlah ini, bayi berjenis kelamin laki-laki memiliki risiko yang lebih besar terserang SIDS dibandingkan dengan bayi perempuan.

Adakah penyebab lain dari SIDS? Meski belum dapat dipastikan, beberapa sumber meyakini hal ini berhubungan pula dengan:

  1. kelahiran prematur
  2. berat badan bayi berkisar di bawah normal saat dilahirkan
  3. posisi tidur bayi; tengkurap atau miring
  4. kondisi bayi merasa kepanasan, baik karena suhu ruangan atau pakaian yang terlalu tebal
  5. terpaan asap rokok, bahkan selama bayi berada dalam kandungan
  6. perilaku sang ibu selama kehamilan: apakah merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang.

Singkatnya, hal-hal yang sederhana sekalipun ternyata bisa jadi justru menjadi pemicu SIDS ini mengintai bayi. Lalu, apakah tidak ada hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga bayi dari serangan SIDS?

Diolah dari berbagai sumber, Mojok Institute telah mengumpulkan beberapa langkah sederhana yang diharapkan mampu menjauhkan bayi dari sindrom SIDS:

  1. Tidurkan bayi hanya dalam posisi telentang
  2. Pastikan seprai yang terpasang pada kasur bayi telah kencang dan rapi. Oh, dan gunakan kasur yang padat ya, alih-alih empuk
  3. Gunakan boks bayi yang sederhana, tanpa ada tiang, kenop, kait, atau bagian apa pun yang berpotensi menyangkutkan baju di leher atau menutupi kepala bayi
  4. Tidak perlu meletakkan bantal atau guling di kasur bayi karena memiliki risiko menutupi muka bayi
  5. Tidak perlu menutupi/menyelimuti bayi hingga bagian kepala
  6. Tidurlah bersama si bayi, minimal selama satu semester pertama, tapi tidak dalam satu kasur yang sama
  7. Pastikan bayi menerima ASI eksklusif, minimal selama 6 bulan
  8. Perhatikan suhu ruangan dengan baik: jangan buat bayi merasa terlalu dingin atau terlalu panas
  9. Yang terpenting dan bisa dilakukan sejak dini: hindari paparan asap rokok kepada bayi, sejak dalam kandungan.
Semoga tenang di alam sana, dek Gheziya,,,

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply