sponsor

berita terkini

video panas

berita panas

cerita panas

mancanegara

Pilpres 2019

olahraga

teknologi

» » » » » » » » Rapat Penanggulangan Terorisme, Pemerintah Fokus Percepat RUU Terorisme


Berita Panas Hari Ini - Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan akan memimpin rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, membahas pencegahan dan penanggulangan terorisme. Agenda yang dikeluarkan Sekretariat Kepresidenan, mencatat rapat terbatas akan dilakukan siang nanti, Selasa, 22 Mei 2018, pukul 14:00.

Rapat terbatas itu merupakan salah satu upaya pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Akan halnya Ketua Panitia Khusus yang menangani RUU Terorisme Muhammad Syafii mengatakan akan rapat perdana di masa sidang kali ini. "Rapatnya Rabu," kata Syafii seusai menemui Ketua DPR Bambang Soesatyo, di Kompleks DPR RI, Senayan, Senin, 21 Mei 2018.

Syafii menjelaskan RUU ini sudah 99,9 persen rampung. Masalah yang tersisa tinggal hanya mengenai definisi terorisme yang akan dibahas besok.


Menurut politikus Partai Gerindra ini, pada dasarnya pemerintah yaitu Kapolri, Panglima TNI, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, dan Menteri Pertahanan sudah sepakat harus ada frasa motif politik dalam definisi itu. Namun ada penolakan dari satuan Detasemen Khusus Antiteror 88 (Densus 88).

Ia heran konsep itu ditolak Densus. “Kami tidak ingin kembali ke era subversif, karena gak ada batasan yang valid, bisa ditarik ke sana ke sini.” Sehingga penetapan seseorang teroris bukan ada pihak aparat di lapangan juga bukan hukum.

Syafii menuturkan Densus 88 beralasan jika dimasukkan frasa motif politik akan mempersempit ruang gerak penanganan terorisme lantaran harus diketahui dulu apakah ada motif politik atau tidak. "Mempersempit apanya? Kalau biar gak bebas menangkap, ya memang."

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply