sponsor

berita terkini

video panas

berita panas

cerita panas

artis

Pilpres 2019

olahraga

teknologi

» » » » » » » » » » » Video Pemandangan Gili Lawa Darat Pulau Komodo Setelah Kebakaran


Berita Panas Kebakaran Gililawa Darat - Gili Lawa yang menjadi salah satu spot favorit para turis di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur ( NTT), mengalami kebakaran pada Rabu (1/8/2018).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Balai TN Komodo, Budhy Kurniawan. “Ya betul (telah terjadi kebakaran di Gililawa Darat). Kemarin (Rabu) kami menerima laporan sekitar pukul 19.00 Wita. Kemudian segera mengirimkan petugas kami dari resor terdekat ke lokasi untuk upaya pemadaman,” ujar Budhy kepada media, Kamis (2/8/2018). Sambil melakukan upaya pemadaman, para petugas mencari tahu mengenai penyebab terbakarnya sebagian lahan savana di Gililawa Darat.

Para pengunjung yang terakhir turun dari bukit yang terbakar pun didata. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan terhadap awak kapal dan pemandu wisata yang diduga sebagai penyebab terjadinya kebakaran.


Hasil pemeriksaan sementara, diduga penumpang kapal “Indonesia Juara” sebagai pelaku terjadinya kebakaran. “Yang namanya pengunjung kan perilakunya macam-macam ya, kadang memang diperlukan kesadaraan oleh seluruh pihak,” kata Budhy.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, petugas pun menyita Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemandu wisata dan nahkoda kapal beserta dokumen kapal. Petugas telah berhasil memadamkan api pada Kamis (2/8) dini hari sekitar pukul 03.15 Wita. Budhy memperkirakan lahan savana di Gililawa Darat yang terbakar mencapai 10 hektar.

RCTIQQ Agen Judi Poker Online : http://qqrcti.net/?ref=rctiqqnet

Untuk diketahui, Gililawa Darat berada di timur laut Pulau Komodo. Wisatawan biasa menikmati sunrise dan sunset yang indah dari pulau tersebut. Saat musim kemarau, padang rumput di sana akan berwarna coklat.

Namun saat musim penghujan, pulau ini berubah menjadi hijau. Arus air di Gililawa selalu tenang saat malam hari, sehingga merupakan tempat yang sempurna untuk menyandarkan perahu selam wisatawan. Untuk menikmati pemandangan matahari terbenam terbaik, pengunjung harus melakukan treking ke puncak bukit, dalam waktu 15 menit hingga 20 menit.

Dilansir Flores Discovery, waktu terbaik untuk mulai melakukan treking adalah pukul 15.00, agar tak ketinggalan momen matahari terbenam. Saat sampai di atas bukit, pengunjung akan dihadapkan pada pemandangan yang menarik. Saat menghadap ke barat, Anda dapat melihat pulau Sanghiang dari jauh, sebuah pulau gunung berapi aktif, serta matahari terbenam.


Penyebab Kebakaran Gili Lawa Diselidiki

Beberapa narasumber menyebut bahwa percikan api dimulai dari wisatawan foto pra-nikah dengan konsep foto dengan kembang api, lalu percikan api tersebut yang menyebabkan lahan kering di Gili Lawa tersebut menyebar dengan cepat. Namun ada juga yang mengatakan bahwa api berawal dari rokok dari wisatawan yang tidak bertanggung jawab.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply