sponsor

berita terkini

video panas

berita panas

cerita panas

mancanegara

Pilpres 2019

olahraga

teknologi

» » » » » » » » » E-Tilang (Tilang Elektronik) Berlaku Per Hari Ini, 1 November 2018

E-Tilang Berlaku Hari Ini di Jakarta

Berita Panas Indonesia - Mulai hari ini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mulai memberlakukan sanksi tilang Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) atau E-Tilang di dua titik sepanjang Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, selama sebulan, polisi telah melakukan uji coba E-TLE sejak 1 Oktober 2018.

Selama itu, banyak pengendara yang melanggar. Bahkan jumlahnya cenderung meningkat.

Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, mengatakan, dua hari menjelang diberlakukannya sistem E-TLE atau Selasa (30/10/2018) terjadi banyak pelanggaran. Bahkan yang tertinggi dari hari-hari sebelumnya.

"Khusus untuk tanggal 30 Oktober 2018, ada 697 pelanggar. Mereka tercatat melakukan pelanggaran di dua titik yakni di Jalan Medan Merdeka (kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha), juga di Jalan MH Thamrin (kawasan Sarinah)," ujar Budiyanto saat dikonfirmasi, Rabu (31/10/2018).

Pemberitahuan Pemberlakuan Tilang Elektronik di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat

Budiyanto merinci, sebanyak 149 pelanggaran pada hari ke-30 terjadi di Jalan Medan Merdeka Barat. Sedangkan di MH Thamrin sebanyak 548 pelanggar.

Mereka yang melanggar merupakan pengendara roda dua maupun empat.

Sementara itu, selama 30 hari dilakukannya uji coba E-TLE, polisi mencatat terjadi sebanyak 4.260 pelanggaran.

Meningkatnya tren pelanggaran diharapkan Budiyanto tak terulang kembali, mengingat mulai hari, e-tilang atau tilang elektronik mulai diberlakukan tindakan berupa penilangan.


Untuk itu, ia mengimbau bagi para pengendara kiranya bisa tertib berlalu lintas dan tak melakukan pelanggaran karena dapat membahayakan pengendara lain.

"Pelanggar terbanyak didominasi pelat hitam dengan jumlah 2.280 dan yang paling sedikit pelat kedutaan dengan 26 pelanggar," katanya.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply