sponsor

berita terkini

video panas

berita panas

cerita panas

mancanegara

artis

olahraga

teknologi

» » » » » » » Diancam Sebar Foto Bugil, Gadis 19 Tahun Jadi Pemuas Nafsu Oknum Polisi Selama 4 Tahun

Diancam Sebar Foto Bugil, Gadis 19 Tahun Jadi Budak Seks Oknum Polisi Selama 4 Tahun beritapanas.net

Berita Panas Hari Ini -  Kalimantan Selatan, Kejadian mengerikan dialami oleh gadis berusia 19 tahun di.

Mengapa tidak, selama empat tahun dirinya dipaksa menjadi budak nafsu seorang oknum polisi yang sudah ia anggap sebagai ayahnya sendiri.

Ia pun tak bisa menolak keinginan pelaku lantaran oknum polisi itu memberi ancaman jika korban berani melawan.

Gadis itu diancam akan disebarkan foto-foto tanpa busananya jika berani menolak keinginan pelaku untuk memuaskan nafsu bejatnya itu.

Dilansir media Rabu (14/8/2019), gadis yang bernama Bunga (bukan nama sebenarnya) itu merupakan warga Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Bunga diduga harus menjadi budak nafsu selama empat tahun oleh oknum yang diduga anggota Polri yang bertugas di Polres Tapin, Kalimantan Selatan.


Ditemui di kediamannya, Bunga di dampingi ayahnya AS, menceritakan apa yang dialaminya selama empat tahun tersebut.

Bunga pun menjelaskan kalau awal mula dirinya dipaksa melayani nafsu bejat pelaku yakni saat dirinya masih berusia 16 tahun.

Hal itu pun berlanjut selama empat tahun hingga usia Bunga kini 19 tahun.

Diceritakan Bunga, awal perkanalannya dengan pelaku, yakni Bripka IAD (40) yang saat itu bertugas di Polsek Bungur, yaitu pada saat itu pelaku menjadi pelatih silat.

Karena kedekatan korban dengan pelaku, korban yang masih di bawah umur itu bahkan sudah menganggap pelaku sebagai orangtua angkatnya sendiri.

"Pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Banjarmasin tahun 2016, di sana saya masih berumur 16 tahun dan dipaksa pelaku untuk behubungan layaknya suami istri di hotel tempat menginap kontingen Tapin," cerita Bunga kepada kantor berita resmi Antara dan dikutip media, Selasa (13/8/2019).

Setelah kejadian tersebut, hingga tahun 2019 pelaku selalu mengajak korban untuk melakukan hal yang sama beberapa kali.

Ia pun melancarkan aksinya dengan mengancam apabila tidak mau akan menyebarkan foto korban tanpa busana.

"Kalau saya tidak mau, pelaku mengancam akan menyebar foto-foto saya tanpa busana," ujarnya.

Tampaknya pada suatu waktu Bunga menolak diajak berhubungan suami istri oleh pelaku, sehingga fotonya tersebar di media sosial.

Hal itu pun diketahui oleh orangtua korban dan akhirnya melaporkan pelaku.

Dilaporkannya pelaku berawal dari orang tua korban yang melihat foto anaknya tanpa busana sehingga membuatnya geram dan melaporkan pelaku ke Polres Tapin pada 30 Juli 2019.


Kapolres Tapin AKBP Bagus Suseno saat dikomfirmasi via telpon, Selasa (13/8/2019) siang, membenarkan adanya laporan perihal kasus pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan oleh oknum anggotanya.

"Saat ini sudah dilalukan penyelidikan oleh Propam Polres Tapin," ujarnya singkat.

«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Leave a Reply